Saturday, May 21, 2011

pinggiran atau terpinggirkan?

belum kulupakan gemerlap lampu jalanan di ibu kota yang selalu padat tersebut. sebuah kota yang sempat membuatku berdecak kagum, dari atas ketinggian Hotel Indonesia. yah, tentu saja sebelum saya melihat orang-orang itu. orang-orang yang dikatakan orang-orang 'pinggiran'.

pinggiran atau dipinggirkan?

aku tidak tahu pasti akan hal itu. yang aku tahu mereka hanya rakyat-rakyat kecil yang menghabiskan hidupnya di jalanan. mengais rezeki di bawah terik matahari. berpeluh ria agar mendapatkan sesuap nasi. yah, mungkin dari belas kasihan orang lain lah mereka bisa hidup. mereka lah orang-orang pinggiran. ya, mereka pengemis, mereka pengamen jalanan, mereka pemulung. yeaah, mereka memang rakyat kecil.

rela melakukan apapun hanya untuk sesuap nasi untuk bertahan hidup. tak perlu muluk muluk nasi hangat, yang mereka dapatkan hanyalah nasi sisa. mengumpulkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, jangankan berharap banyak, yang mereka dapatkan hanyalah uang-uang logam receh yang tak begitu dianggap orang lain.

mereka lah orang-orang pinggiran. atau terpinggirkan?

suatu hari hatiku terenyuh melihat seorang adik kecil yang sedang mengambil mainan plastik kotor dari 'tong sampah' di pinggir jalan. mendapatkan 'mainan' tersebut saja sang adik kecil bisa terlonjak bahagia dan begitu senang. bagaimana denganku? bagaimana dengan kalian?
oke, bukan gue banget.

"siapa adik itu, pak?" tanyaku pada supirku saat itu.
"yang mana non? yang gembel disana itu?" tanyanya balik. okeh, gembel. ternyata itu sebutan mereka, sekali lagi hatiku terenyuh.
melihatku yang tetap diam, dia mengambil kesimpulan bahwa jawabannya adalah, iya. "udalah non, jangan dekat-dekat orang begitu. mereka orang pinggiran."
"pinggiran?" tanyaku tak mengerti saat itu.

...iya non, orang-orang itu gakada yang mau dekat-dekat mereka. kalo non dekat-dekat mereka, bisa-bisa non ikutan disangkain orang aneeh... jelasnya lagi.

Tuesday, May 17, 2011

miss


I miss when we sat down and talked all night :(

Monday, May 16, 2011

-_-

"bulannya cantik :)"

itu statusnya. kamu sadar enggak sih? baca status itu aja bisa buat jantungku seakan berdetak dua kali lebih cepat. gue scroll kebawah ..

" Siska Ari Wulandari now is in relationship with Aidid Sayed "

gue gaktau apa yang gue rasain. gue serasa uda ga sanggup bernafas, kamar gue terasa begitu sesak. pundak gue begetar, walau gue gaktau kenapa. gue seakan gakbisa mikir, gue seakan gakbisa ngelihat. gue udah gaktau apa apa. gue terlalu shock. tapi cuma satu yang gue sadar saat itu, detiik itu juga, saat gue megang dada gue, sakit.

gue udah tau fakta itu, lama, lama, dan memang sudah sangat lama. tapi sadar enggak sih? membacanya barusan saja mampu membuatku merasa begitu kacau.

oke, gue close tab itu. gue baik-baik aja, tenang, i'm okay :) *meyakinkan diri sendiri. but, yeah! gue memang bener-bener gakapa* sedetik kemudian, gue baru sadar kalau dari tadi gue udah nangis saat akhirnya air mata gue turun diatas keyboard laptop gue. *oke, gue memang kenapa-napa*

ya tuhaan.. sulit buat meyakinkan diri sendiri (baca: memunafikkan diri) bahwa aku baik-baik saja, kalau memang pada nyatanya aku gakbisa nerima hal ini!

aku jujur aku memang gaksuka liat kamu ngomong sama dia kayak kamu ngomong sama aku. please dong, jangan samakan aku sama diaa. gakbisa kah kamu specialkan aku sedikit saja? heuu :(

salahkah bila aku bersikap egois sekarang? salahkah aku bila memaksamu untuk berada disini?

hey, love is blind mamen -_-

Sunday, May 8, 2011

kamu enggak disini :(

ingat hangatnya pelukmu, ingat eratnya genggaman tanganmu,
ingat semua lelucon dan candamu buat hapus air mataku.
kemudian ingat dan sadar,
kamu ga disini ;'(

should have been a year :'(

7 mei 2010